Friday, April 30, 2010

Blog 6

Di kelas bahasa Indonesia kami membicarakan tentang wayang. Setiap murid disuruh mencari sesuatu topik yang berkaitan dengan wayang, seperti cerita epik Ramayana, cerita epik Mahabharata, tokoh punakawan, cerita Dewa Ruci, jenis wayang orang, wayang beber, wayang kancil, dan nilai penting dan fungsi wayang di Indonesia. Saya dapat tugas mencari nilai penting dan fungsi wayang, dan itu adalah untuk menghibur dan mendidik. Menarik sekali cerita dan keunikan wayang ini, tetapi sayang sekali melihat adat wayang mulai pudar di kalangan muda. Salah satu tugas di dalam kelas adalah membuat iklan pemerintah Indonesia untuk mengiklankan wayang kepada kaum muda Indonesia. Ide group saya adalah menyewa Robert Pattinson (pemeran Twilight) dan Lindsay Lohan, untuk pergi ke Indonesia, tertarik wayang, dan akhirnya mementaskan wayang di Amerika. Kaum muda Indonesia sangat kagum dengan budaya dan kaum muda barat, maka kalau kaum muda barat menyukai wayang, pasti kaum muda Indonesia akan menyukainya juga.
Di kelas kami sedang membaca sebuah komik wayang. Aneh sekali ceritanya, karena setiap halamannya rasanya ada cerita baru. Saya belum mendengar rangkuman dari teman-teman yang lain, tetapi mungkin kalau sudah dengar akan mengerti ceritanya dan siapa tahu saya akhirnya menyukainya.
Saya meras khawatir bahwa kelas kami belum begitu memikirkan proyek untuk malam cultural yang akan ada tanggal 30 April nanti, tetapi mudah-mudahan bisa terlaksana.

Blog 5

Di kelas bahasa Indonesia kami mempelajari penggunaan kosa-kata (compound word) dalam kalimat bahasa Indonesia. Saya waktu di Indonesia jarang mengunnakan kosa-kata dalam bahasa sehari-hari, maupun di dalam pelajaran bahasa Indonesia. Jadinya waktu mengambil quis kosa-kata, saya rada kesusahan. Saya heran, buat apa ada kosa-kata kalau orang-orang jarang mengunakkannya? Orang mempelajari sebuah bahasa untuk menggunakannya sehari-hari.
Di dalam kelas sebelum libur musim semi, kami bermain skrabel bahasa Indonesia. Susah sekali ternyata bermain skrabel dalam bahasa Indonesia. Kata-kata bahasa Indonesia mengunakan banyak vokal, hingga waktu kami tidak ada huruf vokal, kesulitan membuat kata barunya. Akhirnya tim saya yang menang berkat sebuah kotak yang membuat nilai kami tiga kali lipat lebih tinggi.
Kami juga mulai mempelajari tentang Wayang di kelas. Wayang adalah sebuah seni unik milik Indonesia. Banyak jenis-jenis wayang seperti wayang orang, wayang kulit, wayang beber, wayang sadat, dan wayang Wahyu, namun yang paling terkenal adalah wayang kulit. Wayang kulit adalah wayang yang menggunakan kulit sapi. Wayang kulit memenangkan hadiah dari UNESCO untuk “Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity”. Indonesia diminta untuk melestarikan wayang kulit. Saya belum pernah menonton wayang kulit, hanya wayang orang di televisi. Mungkin karena generasi saya tidak tertarik lagi dengan wayang, maka mulai hilang budaya ini. Nanti kalau saya pulang ke Indonesia, saya ingin menonton pertunjukkan wayang

Blog 4

Beberapa minggu terakhir ini kami mempunyai kesempatan menonton film produksi Indonesia. Film “King” adalah film yang menceritakan tentang seorang anak kecil yang bermain bulutangkis di desa kecil, yang berhasil memenangkan pertandingan penting dan bertemu Lim Swie King. Dia menunjukkan bahwa dengan kerja keras dan keyakinan, apapun bisa tercapai. Dari film”King” itu, kami belajar tentang cara menulis resensi yang bagus dari contoh oleh Kompas yang kurang bagus. Saya menulis resensi tentang film “Denias, Senandung di Atas Awan”. Film itu menceritakan tentang seorang anak kecil di Papua yang harus berjalan jauh ke sekolah, dan hampir ditolak karena status keluargnya yang miskin. Kedua film itu menunjukkan keindahan alam Indonesia, sungguh sebuah berkat. Indah sekali pemandangan hijau hutan-hutan, bukit-bukit, dan gunung-gunung Indoensia. Saya berharap suatu hari saya bisa mempunyai kesempatan untuk menaiki helikopter dan mengelilingi Indonesia. Bukan dari udara saja, tapi saya juga ingin menaiki kapal selam, dan melihat ke indahan Indonesia lain dibawah laut.
Saya berkesempatan untuk memberikan presentasi dan hasil penlitian saya tentang pedagang kaki lima di Indonesia. Menurut saya diskusi kelas yang kita lakukan sangat produktif. Saya terkejut sekali pada waktu saya bertanya untuk membandingkan pedagang kaki lima di Indonesia dengan pedagang kaki lima di Malaysia. Ternyata di Malaysia pedagang kaki lima lebih teratur dan tertib dibanding di Indonesia.
Saya tertinggal dua kelas minggu kemaren karena saya mengikuti konferensi nasional pemerintahan mahasiswa di Washington DC. Konfrens ini membahas tentang mahalnya pendidikan tingkat kuliah di Amerika, dan upaya-upaya yang sedang di lakukan oleh para mahasiswa untuk melawan ke naikan pajak dan biaya yang harus dibayar oleh pemerinta.